Kamis, 18 Juli 2013

PENERAPAN FORMULA IF


LAPORAN RESMI PRAKTIKUM
PENERAPAN KOMPUTER
Disusun Oleh :
NAMA           : Gregorius Sony Kurniawan
NIM                : 11/13937/BP-S.Agr
KELAS          : Aneka Tanaman
JURUSAN     : Budidaya Pertanian
CO.ASS          : Joko Asmo Wibowo






FAKULTAS PERTANIAN
INSTITUT PERTANIAN STIPER
YOGYAKARTA
2013



I.             ACARA                        : Microsoft Excel
II.          TUJUAN          : Mengetahui cara menggunakan Microsoft Excel dan
formulanya.
III.       DASAR TEORI
Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan olehMicrosoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2007 (Wikipedia,2013).
Sejak tahun 1993, Excel telah memiliki bahasa pemrograman Visual Basic for Applications (VBA), yang dapat menambahkan kemampuan Excel untuk melakukan automatisasi di dalam Excel dan juga menambahkan fungsi-fungsi yang dapat didefinisikan oleh pengguna (user-defined functions/UDF) untuk digunakan di dalam worksheet. Dalam versi selanjutnya, bahkan Microsoft menambahkan sebuah integrated development environment (IDE) untuk bahasa VBA untuk Excel, sehingga memudahkan programmer untuk melakukan pembuatan program buatannya. Selain itu, Excel juga dapat merekam semua yang dilakukan oleh pengguna untuk menjadi macro, sehingga mampu melakukan automatisasi beberapa tugas. VBA juga mengizinkan pembuatan form dan kontrol yang terdapat di dalam worksheet untuk dapat berkomunikasi dengan penggunanya. Bahasa VBA juga mendukung penggunaan DLL ActiveX/COM, meski tidak dapat membuatnya. Versi VBA selanjutnya menambahkan dukungan terhadap class module sehingga mengizinkan penggunaan teknik pemrograman berorientasi objek dalam VBA.
Fungsi automatisasi yang disediakan oleh VBA menjadikan Excel sebagai sebuah target virus-virus macro. Ini merupakan problem yang sangat serius dalam dunia korporasi hingga para pembuat anti virus mulai menambahkan dukungan untuk mendeteksi dan membersihkan virus-virus macro dari berkas Excel. Akhirnya, meski terlambat, Microsoft juga mengintegrasikan fungsi untuk mencegah penyalahgunaan macro dengan menonaktifkan macro secara keseluruhan, atau menngaktifkan macro ketika mengaktifkan workbook, atau mempercayai macro yang dienkripsi dengan menggunakan sertifikat digital yang tepercaya (Wikipedia,2013).





IV.       HASIL PENGAMATAN
Gambar 1.
 Keterangan : Pilih aplikasi Microssoft Excel dengan cara diklik dua kali (double), atau dengan menyorot menu “Start” dan pilih Microsoft Excel.
Gambar 2.
Keterangan : Isilah tabel Microsoft Excel dengan data yang telah disiapkan oleh co.ass.

Gambar 3
Keterangan : setelah data diisi, klik pada kolom jabatan kemudian masukan rumus seperti pada gambar di atas.
Gambar 4.
Keterangan :  Setelah rumus dimasukan dan didapatkan  hasil, pada kolom jabatan dicopy pastekan dengan cara ditarik mengarah kebawah.






Gambar 5.
Keterangan : masukan rumus pada kolom gaji pokok sesuai dengan rumus yang ditentukan menggunakan fungsi “IF” seperti pada gambar.
Gambar 6.
Keterangan : Copy – pastekan dengan cara menarik kearah bawah, maka semua hasil gaji pokok akan didapat.

Gambar 7.
Keterangan : klik pada kolom “tunjangan” lalu masukan rumus untuk mendapatkan hasil “tunjangan”.





Gambar 8.
Keterangan : masukan rumus pada kolom “bonus” untuk mengetahui jumlah bonus. Menggunakan input fungsi sperti pada digambar, gunakan tanda “()” untuk menentukan mana dulu yang harus dikerjakan kemudia dikali 15%.
Gambar 9.
Keterangan : gunakan fungsi “SUM” unutk mengetahui “total gaji”, input fungsi seperti pada gambar.
Gambar 10.
Keterangan : input fungsi “SUM” untuk mengetahui total dari tunjangan, bonus dan total gaji dengan menginput formula seperti pada gambar.





Gambar 11.
Keterangan : untuk mengetahui gaji tertinggi dapat menggunakan fungsi “MAX” seperti pada gambar di atas.

Gambar 12.
Keterangan : Untuk mengetahui gaji terendah klik pada klom gaji terendah lalu masukan rumus dengan fungsi “MIN”.

Gambar 13.
Keterangan : untuk mengetahui rata rata gaji dapat menggunakan fungsi “AVERAGE” seperti pada gambar di atas.


Gambar 14.
Keterangan : untuk menampilkan grafik dapat menggunakan pilihan “insert” dan pilih jenis grafik yang diinginkan seperti pada gambar.

Gambar 15.
Keterangan : klik kanan pada grafik yang kosong tersebut dan pilih “select data”.




Gambar 16.
Keterangan : klik Add untuk memasukan data yang kita inginkan.

Gambar 17.
Keterangan : pilih data source kemudian blok semua nama pada “kolom nama” untuk memasukan nama pada grafik. Kolom nama terdapat pada sebelah atas (klik “NAMA”) dan kolom nama orang ada disebelah bawah (klik “siti-rangga”).






Gambar 18.
Keterangan : edit data “NAMA” dengan meng-klik “edit” pada sebelah kiri seperti pada gambar, kemudian pilih kolom “SITI-RANGGA”. Setelah selesai tambahkan sumber data baru, sorot “add” seperti pada gambar.

Gambar 19.
Keterangan : atas adalah judul kolom dan bawah adalah kolom gaji seperti pada gambar, klik “Ok”. Seperti pada di gambar.







Gambar  20.
Keterangan : maka setelah selesai akan tampak seperti pada gambar di atas.
V.          PEMBAHASAN
Pada praktikum kali ini praktikan dibimbing untuk mengenal rumus dari program Microsoft excel  yaitu fungsi logika “IF”. Fungsi IF merupakan fungsi logika, yang artinya suatu nilai mempunyai syarat dan dapat bernilai benar jika syarat terpenuhi serta bernilai salah jika syarat tidak terpenuhi. Fungsi IF yang digunakan adalah yang biasa digunakan pada suatu perusahaan untuk mendukung suatu input data dari hasil pekerjaan. Dalam kondisi tersebut hubungannya untuk mengetahui cara-cara penggunaan harus dapat dipahami.
Fungsi IF yang kami gunakan merupakan fungsi multi, yaitu fungsi yang digunakan lebih dari dua kondisi, sementara yang digunakan sebagai single fungsi hanya satu kondisi. Misal sebuah data menunjukkan  bahwa kode A adalah supervisor, kode B adalah Sales, dan kode C adalah Asisten. Maka dalam penggunaanya digunakan multi fungsi IF seperti “=IF(LEFT(B2;10=”A”;”SUPERVISOR”;IF(LEFT(B2;1)=”B”;”SALES”;IF(LEFT(B2;1)=”C”;”ASISTEN”)))”. Rumus tersebut berlaku apabila sebuah data dengan keputusan lebih dari satu kondisi.
Selain itu dalam praktikum kali ini digunakan fungsi penjumlahan dan juga statistik, fungsi statistik adalah ketika diminta untuk mencari rata-rata dan komponen statistik lainnya. Seperti  yang dilakukan, penggunaan fungsi AVERAGE adalah untuk mencari rata-rata dari data input berupa angka-angka. Misalnya, “=AVERAGE(B2;B6)”. Fungsi lainnya adalah perkalian dengan sebuah persen. Dalam rumus yang digunakan kami menggunakan tanda “()” untuk menentukan mana dulu yang harus dikerjakan oleh computer agar tidak rancu, keputusan demikian digunakan juga dalam manual. Contoh “=(B2-C2)*15%”.
Fungsi lain yang dilakukan adalah menentukan nilai tertinggi dari suatu data, dalam Microsoft excel disebut MAX. dalam penyajiannya, sebuah perusahaan akan menampilkan sebuah data statistik berupa data tertinggi dari hasil yang dicapai untuk menentukan sebuah standar bagi perusahaan tersebut. Contoh dalam praktikum digunakan rumus “=MAX(B2;B6)”. Ataupun untuk mengetahui nilai terendah untuk menekan angka terendah tersebut kedepannya “=MIN(B2;B6)”.
Sehingga pada akhirnya data tersebut akan disajikan, dan agar setiap orang dapat mengerti ketika melihat data tersebut maka diberikan grafik dari data tertentu, penggunaan grafik dalam Microsoft excel terdapat dalam pilihan menu “insert”, disitu terdapat macam-macam grafik sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Contoh digunakan jenis grafik batang, dimasukkan sumber data tertentu seperti nama pegawai dan gaji totalnya, maka akan terlihat sebuah grafik yang siap disajikan agar semua orang dapat mengerti ketika melihatnya.
VI.             KESIMPULAN
Dari hasil praktikum alplikasi Microsoft Excel maka dapat disimpulkan hal seperti berikut :
1.      Fungsi IF  adalah fungsi logika untuk memberikan sebuah keputusan sesuai dengan kondisinya.
2.      Fungsi AVERAGE  adalah untuk mencari suatu harga rata-rata dalam suatu data.
3.      Fungsi MAX dan MIN adalah fungsi untuk mencari harga tertinggi dan terendah.
4.      Untuk  perkalian persen digunakan tanda ( ) untuk menentukan mana yang pertama harus dikerjakan.
5.      Fungsi SUM adalah penjumlahan lebih dari satu harga yang digunakan untuk mencari harga total.
6.      Penyajian dalam bentuk grafik adalah agar semua orang yang melihat data jadi mengerti.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim.2013. Buku Panduan Praktikum Penerapan Komputer. Institut Pertanian Stiper. Yogyakarta

Anonim. 2012. Penggunaan Fungsi IF Microsoft Excel 2003 Contoh 1. http://mostwantedpost.blogspot.com/2012/01/if-function-microsoft-excel-2003.html. diakses pada 19 Juli 2013

Wikipeida.2013. Microsoft Excel. http//www.wikipedia.com/Microsoft-Excel. Diaskses pada 17 Juli 2013











Yogyakarta, 19 Juli 2013
Mengetahui,
Co. Ass                                                                                   Praktikan


(Joko Asmo Wibowo)                                                             (Gregorius Sony K.)